Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.

Desain Penelitian Kualitatif & Kuantitatif

1 min read

desain penelitian

Penelitian merupakan hal yang sering dilakukan oleh kalangan akademisi baik untuk proposal, tugas akhir, skripsi maupun lomba. Dalam melakukan penelitian agar terstruktur dan terencana dengan baik perlu adanya pedoman riset. Pedoman dalam melakukan riset itulah yang sering disebut dengan desain penelitian.

Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan pedoman perencanaan penelitian yang digunakan sebagai arahan dalam membangun strategi riset. Strategi riset sangat dibutuhkan seseorang dalam melakukan proses penelitian agar terarah dengan baik. Dalam mendesain penelitian agar terarah dengan bagus ada beberpa intrumen penting diantaranya adalah penentuan sampel, pengambilan, pengumpulan dan analisa data.

Jenis Desain Penelitian

Dalam melakukan desain penelitian terdapat 3 jenis yang bisa Anda gunakan. Ketiga jenis tersebut diantaranya adalah kualitatif, kuantitatif dan eksperimen. Jenis penetian tersebut harus Anda ketahui sebelum melakukan penetian, berikut contoh dan pengertiannya.

Kualitatif (Deskriptif)

Jenis kualitatif adalah desian penelitian riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisa pendekatan induktif dengan menganalisa terlebih dahulu kemudian menyimpulkan. Sudut pandang subjektif lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif, dikarenakan prosesnya menganalisa terlebih dahulu.

Alur kuantitatif yaitu desain yang berawalkan teori kemudian data yang berakhir pada suatu keputusan penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan.

Kuantitatif (Eksperimen)

Jenis kuantitatif adalah perancangan metode penelitian ilmiah yang terstruktur dan digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan riset. Sudut pandang yang digunakan desain ini adalah percobaan atau eksperimen.

Desain kualitatif mendahulukan eksperimen dahulu sehingga data yang didapatkan dapat dijadikan bahan untuk merumuskan suatu kesimpulan.

Metode Desain Penelitian

Dalam melakukan desain penelitian terdapat 3 metode yang bisa diterapkan untuk contoh proposal Anda. Tiga metode tersebut diantaranya Case Control, Study Cross Sectional, dan Cohort. Berikut ini contoh dan pengertian tiap metode penelitian tersebut.

Case Control

Case Control ini adalah salah satu macam metode penelitian dengan mempelajari hubungan antara paparan dengan kondisi real. Contoh implementasi seorang dokter dengan metode case control ini adalah mengetahui penyakit pasien setelah itu melakukan penelusuran penyebabnya.

Study Cross Sectional

Metode Study Cross Sectional adalah penelitian dengan memperlajari hubungan antara faktor resiko dan dampak. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan observasi dan pengumpulan data menggunakan sistem yang sama.

Cohort

Teknik Cohort adalah metode penelitian dengan sudut pandang prospektif. Sudut pandang prospektif yang dimaksud adalah penelitian dengan mengkaji hubungan antar faktor resiko dan efeknya. Contoh implementasi desain penetian ini adalah resiko handphone yang terkena air akan menyebabkan kerusakan. Indikator handphone rusak disebabkan pemiliknya ceroboh.

Kesimpulan

Itulah tadi jenis dan macam desain penelitian lengkap dengan pengertiannya yang bisa diterapkan di riset Anda. Agar penelitian berjalan dengan baik dan benar metode maupun teknik diperhatikan dengan seksama. Sekarang Anda sudah fahamkan mengenai berbagai macam, jenis dan metode desain penelitian ?

Karina Octaviani
Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.