Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.

√ Top 10 Tren Fitur Teknologi e Commerce Untuk Masa Depan

2 min read

Jenis jenis e commerce

Banyak yang telah berubah sejak produk pertama dijual online pada 1990-an. Contoh awal e-commerce berfokus pada transaksi, dengan sedikit penekanan pada peningkatan pemenuhan kebutuhan, layanan pelanggan, atau loyalitas.

Inovasi Model Bisnis dan Teknologi, Merubah Perdagangan Digital

Retailer / pengecer mulai mengasah operasi perdagangan mereka dalam menanggapi keinginan pelanggan, menawarkan fitur-fitur seperti visibilitas inventaris, ulasan produk, dan pelacakan paket. Pada tahun 2022, setidaknya 5% dari pesanan perdagangan digital akan diprediksi dan diprakarsai oleh teknologi Artificial intelligence (Kecerdasan Buatan). Sekarang, pengecer/retailer fokus pada inisiatif yang lebih strategis, yang akan memberi mereka keunggulan kompetitif di masa depan.

Top 10 Tren Fitur Teknologi e Commerce Berdampak Pada Perdagangan Digital di Dunia

Percakapan (Conversational)

Platform obrolan dan pesan suara atau teks seperti Facebook Messenger, WhatsApp, WeChat dll memungkinkan orang menemukan dan membeli barang dan jasa melalui platform tersebut (memesan makanan, kebutuhan pokok dll). Meskipun generasi pertama perdagangan, percakapan lewat bertemu langsung dirasa berhasil. Perbaikan teknologi sedang berlangsung berkat fitur Artificial intelligence yang semakin matang dan merupakan teknologi terbaru.

Imersif (Immersive)

Teknologi seperti Augmented Reality, Virtual Reality, dan Video 360 derajat memungkinkan pelanggan memproyeksikan produk virtual ke lingkungan fisik untuk dikonfigurasikan agar sesuai atau berfungsi. Misalnya, orang dapat melihat furnitur 3D kemudian memproyeksikan item yang dipilih ke ruang fisik untuk memeriksa kecocokan.

Terpadu (Unified)

Semakin banyak orang menggunakan saluran seluler di seluruh tahap jual beli. Mereka ingin memiliki pengalaman yang mulus saat melakukan berbagai tahap perjalanan, dan mengharapkan organisasi untuk mengenali dan berinteraksi dengan mereka. Dengan cara membangun berdasarkan pengalaman sebelumnya dan memahami preferensi mereka.

Berlangganan (Subscription)

Semuanya, mulai dari kaus kaki hingga permainan video sekarang dapat dijual secara real time dan diperbarui secara otomatis. Berlangganan perdagangan memungkinkan seseorang untuk membangun dan mengelola model bisnis berlangganan. Seorang penjual mendapatkan manfaat dari pendapatan yang berulang selain itu dia juga menyukai kemudahan dan penghematan biaya.

Benda/Barang (Thing)

Mesin yang terhubung seperti peralatan rumah tangga dan peralatan industri dapat melakukan pembelian atas nama pelanggan. Pembelian tersebut bisa secara langsung menerima permintaan dari pelanggan atau menyimpulkan permintaan berdasarkan aturan, konteks dan preferensi pelanggan. Manfaat utama dari e-Commerce ini adalah untuk mengurangi upaya pelanggan dan gesekan dalam pembelian. Misalnya, produsen peralatan industri dapat menawarkan perawatan prediktif untuk membantu pelanggan menjaga alat berat dalam kondisi terbaik sambil menjaga biaya operasional tetap rendah.

Marketplace Perusahaan (Enterprise Marketplace)

Ini adalah model bisnis yang muncul, ketika perusahaan beralih dari hanya menjual produk yang dimiliki ke produk pihak ketiga yang memiliki, dihargai, dan dikirim oleh orang lain. Pengadopsi awal seperti bandara, pusat perbelanjaan, pengembang dan produsen properti sudah memiliki banyak pelanggan dan mitra. Contohnya termasuk Walmart, Target, Fraport dan Sinopec.

Application Programming Interface (API) berbasis e-Commerce.

Pelaku bisnis sedang membangun platform modular dengan alih-alih mengandalkan solusi perdagangan monolitik tunggal, untuk mendukung pengalaman pelanggan baru, model bisnis, dan semakin banyak ekosistem kemitraan. Perdagangan berbasis API memungkinkan perusahaan untuk memisahkan front end dari back end dan mengintegrasikan kemampuan atau sistem baru tanpa memengaruhi arsitektur.

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Kecerdasan Buatan terdiri dari sekelompok teknologi termasuk pemrosesan bahasa alami, pembelajaran mesin dan pembelajaran mendalam dari data yang dapat membuat kesimpulan tanpa diprogram secara eksplisit. Contoh Artificial Intelligence dalam perdagangan digital seperti berikut:

No Contoh Fitur Kecerdasan Buatan
1 Rekomendasi Produk
2 Personalisasi Konten
3 Deteksi Penipuan
4 Optimisasi Harga
5 Asisten Virtual
6 Pencarian Gambar
7 Kategorisasi dan Segmentasi pelanggan

Mesin Personalisasi (Personalization Engines)

Teknologi ini lebih matang dibandingkan dengan teknologi lain dalam daftar teknologi perdagangan digital. Ada banyak peluang untuk dipersonalisasi sepanjang perjalanan pelanggan seperti halaman produk, pencarian, rekomendasi produk, spanduk, dan penawaran. Mesin personalisasi memiliki banyak pengembalian pembayaran termasuk pengabaian keranjang yang lebih rendah dan peningkatan pendapatan.

Konfigurasi Visual (Visual Configuration)

Sebuah konfigurator produk visual yang memberikan gambaran akurat produk yang dapat disesuaikan dan memungkinkan pelanggan untuk memiliki pengalaman menarik berinteraksi dengan produk tersebut. Konfigurasi visual mencakup kombinasi teknologi seperti gambar dan video 2D / 3D, perencanaan ruang lantai, dan desain berbantuan komputer, dan dapat digunakan bersamaan dengan AR dan VR.

Baca Juga Smart Home

Karina Octaviani
Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.